

Apa itu Pityriasis Alba ? Pityriasis Alba adalah suatu bentuk Dermatitis yang ringan. Dematitis itu sendiri adalah suatu peradangan kulit yang disebabkan banyak faktor, bisa dari dalam tubuh sendiri atau dari luar tubuh (udara, air, pakaian/perhiasan yang kita kenakan dsb). Keluhan yang umumnya timbul pada penderita penyakit ini adalah munculnya bercak-bercak warna putih di wajah, tubuh, atau di lengan tangan dan lengan kaki yang tidak gatal. Biasanya penderita datang untuk berobat ke dokter dikarenakan bercak putih ini cukup mengganggu penampilan dan mengurangi percaya diri.Kasus Pityriasis Alba sering dijumpai tidak hanya di praktek Dokter Spesialis Kulit, namun juga praktek Dokter Umum. Sering kali salah di diagnosa dengan infeksi jamur dikarenakan secara klinis memang mirip. Pityriasis Alba merupakan kelainan kulit dengan bercak putih bersisik halus seukuran koin sampai plakat dengan bentuk bulat, oval dan tidak teratur. Paling banyak mengenai anak-anak umur 3-16 tahun, walaupun orang dewasa juga dapat terkena.
Apa Penyebabnya ?
Penyebab dari Pityriasis Alba sampai saat ini masih merupakan misteri dalam ilmu kedokteran khususnya Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin (Dermatology & Venereology). Beberapa teori para ahli berusaha mengungkapkan penyebab dari penyakit ini, namun belum ada satu yang menjadi kesepakatan. Suatu teori mengatakan bahwa Pityriasis Alba disebabkan karena suatu infeksi bakteri Streptococcus, namun belum bisa dibuktikan melalui pemeriksaan. Teori yang banyak dianut saat para ahli penyakit Kulit saat ini adalah hubungan Pityriasis Alba dengan pasien yang memiliki sifat kulit sensitif (atopi). Karena itu kebanyakan pasien dengan gangguan kulit seperti ini juga memiliki riwayat pernah mengalami Dermatitis Atopik. Banyak pasien mengira kelainan kulit ini berhubungan dengan paparan sinar matahari yang terlalu sering dan intens. Walapun memang seringkali banyak pasien mengeluh gangguan ini timbul setelah banyak beraktivitas di luar ruangan/ di lapangan, namun hubungan langsung antara paparan sinar matahari dengan timbulnya Pityriasis Alba masih belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Bahkan menurut literatur yang banyak dipakai oleh dokter Spesialis Kulit di Indonesia, paparan sinar matahari dan jenis sabun yang dipakai sehari-hari bukanlah merupakan faktor yang mempengaruhi munculnya penyakit ini.
Bagaimana Menyembuhkannya?
Penyakit ini umumnya ringan dan tidak memberikan dampak yang serius. Keluhan yang timbul disebabkan karena mengganggu penampilan. Walaupun ringan namun penyakit ini agak sulit disembuhkan. Pengobatan yang dipakai oleh dokter bertujuan untuk menghilangkan bercak yang mengganggu. Dokter biasanya memberikan salep kortikosteroid topikal untuk mempercepat pengembalian warna kulit seperti semula, namun pemakaiannya harus dalam pengawasan dokter. Pemakaian pelembab / emolien biasanya dianjurkan dikarenakan penyakit ini timbul pada kondisi kulit yang kering. Apabila pengobatan dengan salep / krim dirasa kurang memuaskan dapat dibantu dengan terapi sinar yang hanya dapat dilakukan di klinik / praktek dokter Spesialis Kulit. Walaupun biasanya setelah pengobatan berhenti maka penyakit ini dapat timbul kembali.
Pengobatan Pityriasis Alba sampai saat ini memang belum dapat memberikan hasil yang cukup menggembirakan, selain itu pengobatannya pun memerlukan waktu berminggu-minggu bahkan sampai berbulan-bulan. Pityriasis Alba tidak menular dan tidak berbahaya, pada beberapa kasus pasien yang menderita penyakit ini di masa kanak-kanaknya berangsur sembuh saat menginjak usia dewasa. Diharapkan kemajuan dalam ilmu kedokteran Kulit & Kelamin di masa depan dapat memberikan harapan yang lebih baik bagi pengobatan penyakit ini.
Rabu, 12 Januari 2011
Pityriasis Alba, Putih Yang Bukan Jamur
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


2 comments:
Sepertinya saya menderita penyakit kulit ini Dok. Saya memang blm pernah scra langsung berkonsultasi dgn dokter kulit, tp saya bnyak mencari2 informasi dr internet.
Bercak2 putih ini saya temukan pertama kali beberapa tahun yg lalu. Saya kira panu awalnya, tp stlh saya beri krim utk panu tnyt tdk mempan, dan saya baru sadar bhwa bercak putih ini tdk gatal atau perih sm sekali.
Awalnya bercak putih ini hanya ada dibagian punggung bawah dekat pantat, tp lama kelamaan saya menyadari bahwa bercak putih ini menyebar kedaerah punggung lainnya.
yg mau saya tnykan, apa bercak putih ini benar Pityriasis Alba atau bukan? Lalu apakah krim yg dokter sebutkan di artikel itu bisa saya beli langsung di apotek?
trima kasih
Dok, apa bisa diantisipasi dengan krim malam agar warna kulit bisa sama?
Poskan Komentar