
Sudah tepatkah cara kita merawat kesehatan kulit ? Semakin beragamnya produk perawatan kulit yang beredar di pasaran seringkali menimbulkan kebingungan . Bagaimana kita mengetahui perawatan seperti apa yang baik dan tepat bagi kesehatan kulit? Beberapa mitos cara merawat kulit yang akan kita bahas dibawah sudah sering kita dengar, tapi apakah sudah benar ? Pendapat dari para Dermatologis berikut ini barangkali harus kita simak !
1. Membesihkan kulit sebaiknya mencakup 3 tahapan : cleanse-tone-moisture
The fact : Proses toning akan menghilangkan lapisan minyak alami di kulit yang merupakan lapisan pelindung kulit terhadap berbagai iritasi dan infeksi. Semakin kita berusaha menghilangkan kilap minyak di kulit dengan produk oil free, oil absorben dsb justru merangsang pengeluaran minyak lebih banyak. Hal ini adalah respon kulit yang alamiah.
2. Kulit wajah harus dibersihkan minimal 2 kali sehari dengan sabun pembersih wajah.
The fact : Di pagi hari sebetulnya wajah cukup dibersihkan dengan air menggunakan jari-jari tangan. Penggunaan sabun pembersih wajah terlalu sering akan menimbulkan iritasi dan justru akan membuat wajah lebih berminyak. Hindari menggunakan produk anti septik di wajah karena dapat menimbulkan iritasi.
3. Scrubing / Peeling akan membuat wajah bersinar.
The fact : Proses pengelupasan kulit berlebihan justru menimbulkan produksi ekstra minyak pada kulit wajah. Kulit wajah memang akan tampak berkilau pada minggu pertama setelah scrubing / peeling namun setelah itu biasanya diikuti dengan pengeluaran produksi minyak yang berlebih. Kulit memiliki mekanisme pengelupasan alami sendiri setiap 2 minggu yang disebut proses Keratinisasi.
4. Kulit yang kering akan mudah berkeriput.
The fact : Kerutan muncul karena produksi serat kolagen yang menurun dan ekspresi otot wajah yang berulang-ulang. Seringkali kulit yang mengelupas karena kering menimbulkan kerutan yang sudah ada menjadi tampak lebih jelas, hal ini dapat diatasi dengan mudah dengan pemakaian pelembab. Namun kerutan itu tidak akan hilang begitu saja dengan pemakaian pelembab, hanya menjadi lebih samar.
5. Krim mata yang direkomendasikan bagus oleh setiap orang harus kita coba.
The fact : Setiap orang memiliki lapisan kulit sekitar mata yang berbeda-beda elastisitasnya. Jadi tidak selalu krim mata yang cocok dipakai oleh kebanyakan orang akan cocok juga bagi kulit kita. Hal ini sebetulnya berlaku untuk semua produk perawatan kulit apapun.
6. Semakin tinggi nilai SPF, perlindungan semakin baik.
The fact : Ada 3 jenis sinar ultraviolet yaitu UVA,UVB dan UVC. UVA menembus kulit dan menyebabkan pigmentasi, UVB menembus kulit lebih dalam dan menyebabkan luka bakar derajat 1 akibat paparan sinar matahari dan dapat menyebabkan premature aging. UVC diserap oleh atmosfir bumi dan tidak menyentuh permukaan bumi. Nilai SPF pada sunscreen menunjukkan tingkat/derajat sinar UVB yang dapat menimbulkan luka bakar pada kulit yang ditawarkan pada produk sunscreen tersebut. Produk sunscreen yang baik haruslah memiliki perlindungan tidak hanya pada UVB tapi juga UVA.
7. Facial dan Mikrodermabrasi sebaiknya rutin dilakukan dalam perawatan kulit.
The fact : sebuah studi ilmiah oleh para dokter spesialis kulit di India mengatakan bahwa facial yang rutin dilakukan justru memperparah timbulnya jerawat pada hampir 80 % populasi yang diteliti pada studi tersebut. Setelah facial kulit memang akan terasa lebih nyaman, namun tidak ada keuntungan jangka panjang dari hal tersebut selain kulit yang terasa lebih relaks. Microdermabrasi pada dasarnya hanya pengelupasan lapisan kulit yang paling luar, sama seperti melakukan scrubing di rumah.
8. Cara terbaik mengeluarkan komedo adalah dengan ekstraksi.
The fact : ekstraksi yang biasanya dilakukan pada saat facial apalagi dengan metode yg kasar dan salah dapat menimbulkan jaringan parut di wajah. Setelah ekstraksi kulit pun akan mengeluarkan produksi minyak lebih banyak sebagai mekanisme pertahanan akibat iritasi. Menggunakan produk yang mengandung retinol atau peeling dengan TCA yang ringan lebih dianjurkan untuk mengangkat komedo dan tidak menimbulkan resiko scar.
9. Produk anti aging/anti wrinkle cream dapat menghapus kerutan di wajah.
The fact : kebanyakan krim anti kerut hanya bersifat hidrasi/melembabkan dan menyebabkan kerutan menjadi tampak lebih samar. Namun produk anti kerut dengan kandungan Retinol atau Tretinoin memberi hasil lebih menjanjikan karena berdasarkan studi ilmiah, kandungan ini dapat menembus lapisan kulit dan memperbaiki turn over sel dengan lebih baik. Cream yang mengandung vit C juga direkomendasikan namun kandungan ini mudah rusak/menjadi tidak stabil. Tidak ada cream yang betul-betul ‘ajaib’ dalam menghapus kerutan.
10. Perawatan dengan Laser di klinik kecantikan akan mengurangi semua masalah kulit dan membuat kulit tampak jauh lebih muda.
The fact : Ada berbagai jenis laser dan masing-masing memiliki kegunaan yang berbeda-beda terhadap masalah kulit. Ada yang berguna untuk mengurangi bercak hitam, kerutan ataupun mengaktifkan kolagen. Strategi pemasaran yang berlebihan terakhir ini menyebabkan banyak orang mengira perawatan dengan laser merupakan ‘kunci’ mendapatkan kulit yang indah dan muda. Memang kemajuan ilmu kedokteran laser memberi hasil yang memuaskan dalam mengurangi permasalahan kulit, namun pasien juga harus tetap realistis dengan hasilnya. Lalu apakah kunci untuk mempertahankan kulit agar tetap sehat dan awet muda ? kebanyakan dermatologis akan sepakat mengatakan, hindarilah sinar matahari , gunakan sunscreen yang baik. Karena telah diketahui bahwa sinar matahari adalah penyebab terbanyak dalam kerusakan dan penuaan kulit.
Rabu, 22 Desember 2010
10 Mitos Perawatan Kulit yang Salah
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


0 comments:
Poskan Komentar