Rabu, 28 Mei 2008

Waspadai Dampak Pemanasan Global pada Kesehatan

Kita telah mengetahui bahwa pemanasan global akan menyebabkan kesakitan dan kematian bagi umat manusia di kemudian hari. Namun dalam bentuk seperti apakah hal tersebut akan terjadi sepertinya masih sulit untuk dikatakan. Satu contoh dampak yang telah kita ketahui dengan jelas adalah peningkatan suhu bumi telah menyebabkan timbulnya gelombang panas yang menyebabkan kematian pada 20.000 orang di Eropa pada bulan Agustus 2003 (Time Magazine).

Selain itu suhu udara yang meningkat disertai dengan curah hujan yang tinggi dapat meningkatkan populasi nyamuk di daerah tropis, dimana kondisi ini dapat mencetuskan penyakit yang diperantarai nyamuk, seperti Malaria, Demam Berdarah Dengue, dan infeksi lain yang diperantarai nyamuk.

Menurut Badan Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization), perubahan iklim yang terjadi bertanggung jawab terhadap sekitar 150.000 angka kematian setiap tahunnya. Keadaan ini akan berkembang dua kali lipat pada tahun 2030.

Masalah ini terutama akan jelas terlihat pada negara – negara dunia ketiga yang pada umumnya juga telah memiliki masalah kesehatan yang lain.

1. Udara

Kita selalu berpikir bahwa terganggunya kualitas udara adalah karena polusi asap kendaraan dan industri, namun tanpa kita sadari peningkatan suhu udara itu sendiri juga dapat menimbulkan dampak yang sama yang disertai dengan bertambahnya jumlah lubang ozone.

Suhu udara yang meningkat juga dapat mencetuskan gelombang panas berbahaya yang dapat menimbulkan suatu “heat stroke” . Secara normal, apabila “termostat” alami pada tubuh manusia tidak dapat menahan suhu panas yang terlalu berlebihan dan suhu tubuh dapat meningkat dengan cepat, maka tubuh kita akan memberikan suatu reaksi. Secara normal kita akan berkeringat untuk menurunkan suhu tubuh, namun hal ini tidak cukup apabila rasa panas yang timbul sangat intens.

Heat Stroke adalah suatu kondisi serius yang dapat menyebabkan kematian / kecacatan apabila tidak ditangani dengan tepat.

2. Air

Salah satu dampak pemanasan global yang dapat diprediksi adalah curah hujan yang tinggi, yang dapat menyebabkan banjir. Isu yang harus diperhatikan berkaitan dengan masalah banjir ini adalah mengenai kualitas air. Kualitas air yang buruk dan tercemar dapat menyebabkan munculnya penyakit pada saluran pencernaan. Banjir dapat memicu berpindahnya mikroorganisme patogen dan menimbulkan penyakit, tidak hanya pada saluran cerna tapi juga penyakit kulit.

3. Penyakit yang diperantarai nyamuk (mosquito-borne disease)

Dibeberapa wilayah, perubahan iklim juga dapat menyebabkan bertambahnya jumlah kasus – kasus penyakit tropis yang terkait dengan nyamuk, seperti malaria dan demam berdarah dengue. Curah hujan yang tinggi turut membantu penyebaran penyakit – penyakit ini. Hal ini menjadi masalah serius terutama di negara – negara tropis, termasuk Indonesia.

Suatu studi menyebutkan bahwa suhu udara yang tinggi dapat memperluas wilayah terbang nyamuk dan membuat nyamuk bertahan hidup lebih lama dan hal ini akan meningkatkan wabah penyakit menjadi lebih luas.

dr. Ruri Diah Pamela

0 comments: