Ini bukan judul cerita dongeng lho..hehehe..tapi memang hal yang bisa terjadi pada seekor penyu kalau dia berada dalam suasana yang mengancam keselamatan dirinya.
Kebetulan beberapa hari yang lalu aku dapat kesempatan gratis untuk melihat2 tempat penakaran penyu di Tanjung Benoa, Bali. Nah di sana pekerja di tempat itu menjelaskan bahwa seekor penyu akan mengeluarkan air mata (seperti menangis) apabila dia berada pada situasi seperti tangan kakinya diikat untuk dibunuh...(huhuhu.. aku sebagai pencinta hewan merasa ter iris membayangkannya), seolah2 dia tau kalau hidupnya akan berakhir (hiks ).
Udah lama kan daging penyu dikonsumsi orang2 dengan harga mahal, juga dulu penyu dipakai sebagai korban untuk upacara adat (untunglah sekarang sudah tidak mengorbankan penyu lagi). Bayangin aja kalo hal2 kaya ini dibiarin, mungkin lama2 penyu udah ga bisa kita lihat lagi..dan yang terpenting adalah...they have life too..just like us !!! Mereka tuh lucu banget..just like a baby with their tiny hands. Udah gitu mereka ga bisa ngebedain bulu kaki sama rumput laut...jadi hati2 aja digigit penyu kalo berenang di laut karena bisa dikira makanan mereka hehehe.. O ya mereka juga bisa hidup sampai 100 tahun loh..hebat ya.
Hmm..kalo ngomongin soal hewan, hari ini aku baca di salah satu surat kabar...bahwa ternyata ditemukan perubahan perilaku primata (monyet, orang hutan, tarsius, dll).Hal ini dikarenakan pola pangan mereka juga berubah. Mereka yang biasanya mudah memperoleh buah2an untuk makanan mereka, sekarang udah sulit (tanya kenapa?) dan akhirnya mereka hanya bisa makan daun2 dan tumbuh2an.Yang ditakutkan adalah para primata itu jadi kekurangan gizi yang akibatnya mempengaruhi sistem reproduksi mereka, dan akhirnya mereka sulit memiliki anak dan tentu saja akhir dari semuanya adalah..punahnya spesies ini. Mengerikan banget ya! Dan siapa yang harus disalahkan akan hal ini? Yang harus kita tanya adalah apa yang bikin sumber makanan para primata itu sulit dicari..yah lagi2 semuanya berasal dari ulah manusia sendiri. Kapan yah kita semua menyadari kalau engga ada lagi yang bertanggung jawab untuk merawat bumi kita selain kita sendiri ?
dr.Ruri Diah Pamela
Selasa, 08 April 2008
Penyu yang Menangis
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


0 comments:
Poskan Komentar