Rasa Nyeri adalah alarm peringatan yang memberitahu kesadaran bahwa ada sesuatu dalam tubuh kita yang tidak berjalan normal. Rasa nyeri itu sendiri adalah sesuatu yang sifatnya sangat subjektif, sulit dilihat kecuali dari keluhan penderita itu sendiri.
Ambang rasa nyeri itu sendiri berbeda-beda pada setiap orang, ada beberapa orang yang mudah sekali merasa nyeri oleh rangsangan yang kecil namun ada orang lain yang tahan walaupun diberi pressure yang sangat hebat. Nyeri sebenarnya adalah sensasi yang relatif dan juga subjektif.
Secara teori, nyeri dapat dibedakan menjadi 2 golongan berdasarkan jenis penyebabnya. Nyeri pertama yaitu nyeri nosiseptif yaitu nyeri yang disebabkan adanya kerusakan pada jaringan tubuh. Misalnya ada otot yang terpukul, luka, atau terkena benturan. Yang kedua yaitu nyeri Neuropatik yaitu nyeri yang disebabkan oleh adanya kerusakan organik pada jaringan saraf.
Sebenaranya masih ada terminologi yang lain yang tidak dapat dimasukkan ke dalam kedua golongan nyeri diatas, yaitu yang disebut dengan nyeri Psikogenik. Nyeri Psikogenik adalah nyeri yang muncul karena rasa cemas yang berlebihan, rasa khawatir atau gelisah akan sesuatu.Sensasi nyeri seperti ini sulit sekali dicari penyebabnya, dan biasanya penanganan penyebabnya melibatkan juga team psikiatri.
Nyeri yang berlangsung terus menerus bahkan hingga menahun, tentu sangat mengganggu kualitas kehidupan, karena itu jangan diabaikan dan dianggap bukan hal yang tidak penting. Karena keluhan nyeri seringan apapun merupakan tanda ada sesuatu yang salah dalam tubuh. Penanganan nyeri sedini mungkin adalah keputusan bijak.
dr. Ruri Diah Pamela
Selasa, 08 April 2008
Jangan Mengabaikan Rasa Nyeri
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


0 comments:
Poskan Komentar