Selasa, 08 April 2008

Anti Aging Medicine : Elements to Stop the Clock?


No one can avoid aging, but aging productively is something else”.

~ Katherine Graham.

Sejak zaman dahulu, manusia selalu mencari upaya untuk menyembuhkan penyakit dan memperpanjang kehidupan. Manusia terus memanfaatkan dan mengeksplorasi metode2 dari alam yang dapat digunakan untuk memperpanjang usia kehidupan mereka.

Konsep anti aging sendiri sudah dijabarkan sejak masa adam dan hawa dimana dipercaya adanya sungai keabadian(river of immortality) yang mengalir di Taman Eden.

Peraih hadiah nobel kedokteran, Elie Mtchnikoff mengatakan bahwa proses penuaan terjadi akibat adanya pelepasan toksin2 di usus dan hal ini dapat dinetralisir dengan mengkonsumsi youghurt.

Konsep anti aging yang lebih modern saat ini lebih bertujuan untuk memperoleh kualitas hidup yang optimal dengan memperpanjang usia harapan hidup. Ilmu ini terutama dimanfaatkan untuk mencegah, mendeteksi, memberikan terapi sampai memperlambat kelainan/ penyakit yang berhubungan dengan proses penuaan, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Robert Goldman, penemu istilah Anti Aging Medicine.

Istilah ‘anti aging’ sendiri tidak hanya terbatas pada usaha2 untuk ‘bagaimana pada usia 50 tahun tetap terlihat seperti usia 25 tahun’. Jadi tidak hanya dari segi estetika saja tapi begitu luas dan menyeluruh yang mencakup nutrisi, preventive screening, olahraga, terapi sulih hormon, bahkan juga spiritual.

Dr. Ronald Klatz yang melakukan riset dengan Human Growth Hormone (HGH) adalah salah satu perintis terapi anti aging. Dengan riset menggunakan HGH dimana didalamnya terdapat bahan2 Arginine, Ornithine, Lysine dan Glutamine, Dr. Ronald Klatz percaya bahwa zaman ‘tanpa usia’ akan dimulai.

Lalu apakah terapi anti aging itu sendiri membutuhkan biaya yang mahal? Ternyata sama sekali tidak, bahkan aplikasinya mudah sekali diterapkan dalam kehidupan sehari-hari., yang tentu saja harus dibarengi dengan komitmen dan keinginan untuk hidup sehat sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit terutama penyakit2 degeneratif (yang timbul akibat proses penuaan). Apa saja yang dapat kita lakukan? Sesuai pesan Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, Sp. And, FAACS dalam simposium mengenai Anti Aging Medicine di Jakarta pertengahan April lalu :

  1. Menjaga kesehatan tubuh dan jiwa dengan gaya hidup sehat
  2. Kehidupan berkeluarga harus berlangsung harmonis
  3. Jangan merasa sudah tua dan tidak berdaya
  4. Lakukan pekerjaan sebagai sebuah kesenangan
  5. Hiduplah dalam lingkungan sosial yang sesuai dengan hati nurani
  6. Upayakan selalu berpikir positif dan optimis
  7. Jangan merasa sehat dan normal hanya karena tidak merasakan keluhan yang serius
  8. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala yang diperlukan dan sesuai dengan kondisi masing-masing
  9. Jangan gunakan obat atau ramuan yang tidak punya dasar ilmiah yang jelas dan tanpa petunjuk tenaga ahli
  10. Gunakan obat dan suplemen yang diperlukan sesuai petunjuk ahli.

~ dr.Ruri Diah Pamela

1 comments:

erizal mengatakan...

apa efek samping dari penggunaan hgh pada manusia normal (tanpa kelainan)?